Suara.com - Laut China Selatan (LCS). Kawasan strategis seluas 3,5 juta kilometer persegi ini belakangan bukan lagi sekadar arena konflik fisik antarnegara. Saat ini, perairan yang menjadi jalur bagi sekitar 30% perdagangan global ini telah berubah menjadi medan tempur baru, yaitu perang informasi digital.
Mulai dari layar bioskop, hingga aplikasi di ponsel, ada narasi-narasi halus yang diduga coba disisipkan untuk melegitimasi klaim kedaulatan --dalam hal ini klaim China terkait 9 atau 10 garis putus-putus (nine-dash atau ten-dash line) batas wilayahnya. Seperti apa? Simak paparan selengkapnya dalam video di atas.
Data/naskah: Tim Liputan Khusus Suara. Olah video: NotebookLM.
Sumber data: riset kolaborasi lintas negara (Suara, Kompas, Cilisos/Malaysia, PressOne/Filipina)
Rombongan Donald Trump membuang barang pemberian China sebelum naik pesawat.Apa yang terjadi?
Bukan lagi sekadar arena adu otot kapal perang atau saling klaim wilayah, polemik Laut China Selatan (LCS) belakangan sudah memasuki medan perang digital. Seperti apa?
Presiden Donald Trump menyelesaikan kunjungan tiga hari ke Beijing setelah melakukan pembicaraan tingkat tinggi dengan Presiden Xi Jinping.
Donald Trump dan Xi Jinping sepakat Selat Hormuz harus tetap terbuka demi menjaga arus energi global saat bertemu di Beijing.
Mengungkap kejanggalan di balik kematian Sutrimo, Karumga eks Jampidsus Febrie Adriansyah di Desa Wlahar, Banyumas. Dari pengawasan CCTV mendadak hingga pengintai misterius.
polemik
Tidak seorang pun dari rombongan pengantar jenzah Sutrimo memperkenalkan identitas ataupun menjelaskan dari instansi mana.
polemik
MTI menilai persoalan mendasar dari pernyataan Prabowo bukan semata pada legalitas ucapan, melainkan implikasinya yang sangat destruktif bagi kualitas demokrasi
polemik
Meski keputusan ini diambil secara bulat, proses persetujuan sebelumnya sempat diwarnai kritik tajam terkait prosedur yang mendadak serta kekhawatiran akan beban anggaran
polemik
Pernyataan Febrie Adriansyah yang menyebut emas tersebut sudah ada pemiliknya justru menjadi titik penting dalam proses pembuktian
polemik
Di balik narasi hijau menyelamatkan Taman Nasional Tesso Nilo, ribuan warga kecil kini kehilangan segalanyamulai dari rumah, kebun, hingga anggota keluarga dipenjara.
polemik
Sejumlah kementerian dan lembaga berbondong-bondong mengajukan tambahan anggaran kepada DPR RI. Nilainya tidak kecil, mulai dari ratusan miliar hingga puluhan triliun rupiah