Jusuf Kalla di Pusaran Kasus Ijazah Jokowi, Murni Hukum atau Manuver Politik?
Home > Detail

Jusuf Kalla di Pusaran Kasus Ijazah Jokowi, Murni Hukum atau Manuver Politik?

Bangun Santoso | Novian Ardiansyah

Rabu, 22 April 2026 | 17:29 WIB

Suara.com - Kasus ijazah Joko Widodo atau Jokowi yang sempat mereda, kini seakan mendapat bahan bakar baru untuk terus diperbincangkan melalui terseretnya nama Jusuf Kalla (JK) dalam pusaran polemik tersebut.

Munculnya nama Wakil Presiden ke-10 dan ke-13 RI tersebut bermula dari potongan video bergambar Rismon Hasiholan Sianipar yang menuding JK berada di balik layar serta menjadi penyokong dana kasus ijazah palsu yang ditudingkan kepada Presiden ketujuh RI.

JK buru-buru buka suara usai namanya dicatut memberikan dana Rp5 miliar untuk mempersoalkan kasus ijqsah Jokowi.

"Saya katakan itu pasti dan yakin tidak benar. Saya tidak pernah kenal pun Rismon itu, apa pun, ketemu tidak pernah. Roy karena dia bekas menteri saya kenal, ya saya kenal. Tapi yang lainnya tidak," kata JK dalam konferensi pers di kediamannya di kawasan Brawijaya, Jakarta Selatan, Minggu (5/4/2026).

Bahkan lebih dari itu, JK segera membuat laporan terhadap Rismon ke kepolisian. Laporan terhadap Rismon teregistrasi dengan nomor polisi LP/B/135/IV/SPKT Bareskrim Polri tertanggal Rabu, 8 April 2026.

Belakangan, Rismon angkat bicara terkait laporan dugaan pencemaran nama baik tersebut. Rismon menegaskan bahwa dirinya merupakan korban kecanggihan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Tambah Napas Kasus Ijazah

Jusuf Kalla di pusaran kasus ijazah Jokowi. (Dok. Suara.com)
Jusuf Kalla di pusaran kasus ijazah Jokowi. (Dok. Suara.com)

Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Arifki Chaniago mengamini dicatutnya nama JK dalam polemik ijazah Jokowi memang menambah panjang napas agar permasalahan tersebut terus meneruts diungkit.

"Saya membaca ini secara politik dengan munculnya nama JK dalam konstelasi ijazah itu akan memperpanjang napas dan juga perbincangan soal ijazah Pak Jokowi," kata Arifki kepasa Suara.com, Rabu (22/4/2026).

Agar Kembali Viral

Menurut Arifki nama besar yang dimiliki JK menjadi pemantik baru untuk kembali memperbesar polemik ijazah Jokowi.

"Tentu ini juga menjadi bagian ketika misalnya ada tokoh terkenal yang mengomentari atau dikait kaitkan oleh pihak tertentu ini juga akan memperbesar isu ini karena kan bagian dari mencatut nama atau mungkin yang kainnya sehingga memunculkan komentar baru sehingga memuncukan percakapan baru di media sosial maupun di kalangan baik yang pendukung maulin yang kontra," kata Arifki.

Ditunggangi Pihak Cari Untung

Terlepas hal itu, perlu dilihat bahwa ada potensi terseretnya nama JK bertujuan untuk membenturkan dengan Jokowi.

Sebab menurut Arifki, ada pihak yang pasti mencari keuntungan dengan menunggangi kasus tersebut.

"Apakah ini akan menjadi dinamika baru antara pak JK dengan pak Jokowi atau memang ada pihak yang diuntungkan dengan adanya konflik antara pak JK dengan pak Jokowi, tapi yang terpenting tentu dinamika politik juga akan mengarah kepada dua figur ini yang pernah berpasangan di Pilpres 2014," kata Arifki.

Oleh karena itu, di luar persoalak hukum, Arifki melihat ada nuansa politik dibalik pencatutan nama JK dalam kasus ijazah Jokowi.

"Tapi yang terpenting adalah ini penuh nuansa politik makanya juga kita lihat agenda agenda ini tidak bisa dibaca secara hukum saja karena memang ada hal yang diuntungkan, apakah atensi di publik maupun narasi-narasi yang akan mengarah pada Pilpres 2029 atau mungkin banyak hal atau ini upaya deligitimasi apakah untuk pak JK atau mungkin dari pak Jokowi sendiri," tutur Arifki.


Terkait

Gibran soal Pernyataan Peran Jusuf Kalla di Karier Jokowi: Beliau Teladan Kita Semua
Rabu, 22 April 2026 | 14:24 WIB

Gibran soal Pernyataan Peran Jusuf Kalla di Karier Jokowi: Beliau Teladan Kita Semua

Wapres Gibran menyebut Jusuf Kalla sebagai sosok senior, mentor, dan idolanya. Gibran mengapresiasi kontribusi serta arahan JK bagi perjalanan bangsa dan kepemimpinannya saat ini.

Gibran Respons Klaim Jusuf Kalla Soal Karier Politik Jokowi: Pak JK Itu Idola Saya
Rabu, 22 April 2026 | 14:17 WIB

Gibran Respons Klaim Jusuf Kalla Soal Karier Politik Jokowi: Pak JK Itu Idola Saya

Gibran Rakabuming Raka menyampaikan pandangannya terhadap Jusuf Kalla saat berada di sela-sela agenda kunjungan kerja di wilayah timur Indonesia

Ketua API Kritik Pernyataan JK Soal Konflik Agama
Selasa, 21 April 2026 | 20:07 WIB

Ketua API Kritik Pernyataan JK Soal Konflik Agama

Pendeta Harsanto Adi menilai pernyataan yang disampaikan Jusuf Kalla tidak sesuai dengan ajaran dalam Kitab Suci Injil

Terbaru
Misteri Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus, Benarkah Barang Titipan?
polemik

Misteri Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus, Benarkah Barang Titipan?

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:20 WIB

Pernyataan Febrie Adriansyah yang menyebut emas tersebut sudah ada pemiliknya justru menjadi titik penting dalam proses pembuktian

Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo polemik

Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59 WIB

Di balik narasi hijau menyelamatkan Taman Nasional Tesso Nilo, ribuan warga kecil kini kehilangan segalanyamulai dari rumah, kebun, hingga anggota keluarga dipenjara.

Ramai-ramai Berburu Anggaran di Senayan, Efisiensi Prabowo Cuma Omon-omon? polemik

Ramai-ramai Berburu Anggaran di Senayan, Efisiensi Prabowo Cuma Omon-omon?

Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:10 WIB

Sejumlah kementerian dan lembaga berbondong-bondong mengajukan tambahan anggaran kepada DPR RI. Nilainya tidak kecil, mulai dari ratusan miliar hingga puluhan triliun rupiah

Siapa di Balik BEM Bersatu? Mengaku Kelompok Mahasiswa, Tapi Dicap Gaib Oleh Kampus polemik

Siapa di Balik BEM Bersatu? Mengaku Kelompok Mahasiswa, Tapi Dicap Gaib Oleh Kampus

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:38 WIB

Semua diawali saat sekelompok muda mengatasnamakan diri BEM Bersatu secara tiba-tiba menggelar konferensi pers pada Selasa, 16 Juni 2026

Kedok Pemulihan Hutan: Benarkah Satgas PKH Hanya Membuka Jalan Bisnis Sawit Agrinas? polemik

Kedok Pemulihan Hutan: Benarkah Satgas PKH Hanya Membuka Jalan Bisnis Sawit Agrinas?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41 WIB

Barita Simanjuntak membantah anggapan bahwa lahan hasil penertiban otomatis akan dialihkan menjadi perkebunan sawit.

Geger Isu '98 Jilid 2', Benarkah Situasi Politik Saat Ini Mirip Era Reformasi? polemik

Geger Isu '98 Jilid 2', Benarkah Situasi Politik Saat Ini Mirip Era Reformasi?

Senin, 08 Juni 2026 | 20:04 WIB

Noel memberikan penekanan khusus bahwa situasi saat ini berisiko menyerupai peristiwaReformasi 1998jika tidak segera diantisipasi oleh Kepala Negara

Nyawa Lebih Murah dari Harga Ikan? Kisah Pahit Awak Kapal di Balik Perjuangan Ratifikasi ILO K-188 polemik

Nyawa Lebih Murah dari Harga Ikan? Kisah Pahit Awak Kapal di Balik Perjuangan Ratifikasi ILO K-188

Senin, 08 Juni 2026 | 10:26 WIB

Trauma puluhan tahun itu mengkristal menjadi sebuah ketegasan: laut bukan tempat untuk masa depan anaknya.

×
Zoomed