Tragedi Kripto dan Kanker, Membedah Motif Pembunuhan Sadis Anak Politisi PKS
Home > Detail

Tragedi Kripto dan Kanker, Membedah Motif Pembunuhan Sadis Anak Politisi PKS

Bangun Santoso | Faqih Fathurrahman

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:06 WIB

Suara.com - Penangkapan HA, seorang perampok di Cilegon, Banten, tidak hanya menghentikan aksi kejahatannya, tetapi juga membuka misteri dari sebuah tragedi yang mengguncang panggung politik lokal.

HA adalah terduga pelaku di balik perampokan brutal yang menewaskan anak berusia 9 tahun dari politisi PKS, Maman Suherman, pada 16 Desember 2025 lalu.

Kasus ini menjadi sorotan bukan hanya karena status sang ayah, tetapi juga karena kekejiannya, bocah malang itu ditemukan tewas dengan 22 luka tusukan.

Kini, tabir di balik motif pelaku yang sempat buron selama beberapa minggu akhirnya tersingkap, mengungkap kisah kelam tentang kehancuran finansial, utang, dan penyakit mematikan.

Mengapa Pelaku Begitu Nekat?

Di balik topeng perampok sadis, HA ternyata adalah seorang pria yang hidupnya hancur lebur. Berdasarkan penyidikan mendalam oleh Polda Banten, motif utama kejahatannya adalah himpitan ekonomi ekstrem yang dipicu oleh tiga faktor utama:

Awalnya, HA sempat merasakan manisnya dunia kripto. Dengan modal tabungan bersama istri sebesar Rp400 juta, ia berhasil meraup keuntungan fantastis hingga Rp4 miliar. Namun, keserakahan membuatnya terus bermain hingga akhirnya rugi besar dan kehilangan semua modalnya.

Untuk menutupi kerugian dan kembali mencoba peruntungan di kripto, HA menggali lubang utang yang dalam.

Ia meminjam Rp700 juta dari bank, Rp70 juta dari koperasi tempatnya bekerja, dan Rp50 juta dari pinjaman online (pinjol). Semua uang itu kembali ludes di pasar kripto.

Di tengah kehancuran finansial, HA juga harus berjuang melawan penyakit kanker stadium 3. Rekam medis di ponselnya menunjukkan ia rutin menjalani kemoterapi. Kondisi ini semakin menambah beban psikologis dan finansialnya.

Dirreskrimum Polda Banten, Kombes Dian Setyawan, menegaskan bahwa kombinasi inilah yang mendorong HA ke jalan pintas kriminal.

“Karena himpitan ekonomi inilah mendorong yang bersangkutan untuk melakukan tindakan pidana ini,” kata Dian.

Bagaimana Perampokan Berujung Pembunuhan Sadis?

Rentetan kronologi perampokan berujung pembunuhan sadis anak politisi PKS di Cilegon, Banten. (Grafis Suara.com/Aldie)
Rentetan kronologi perampokan berujung pembunuhan sadis anak politisi PKS di Cilegon, Banten. (Grafis Suara.com/Aldie)

Menurut rekonstruksi kejadian, aksi HA di rumah Maman Suherman adalah debutnya sebagai penjahat. Ia beraksi seorang diri di siang hari saat hujan deras, memilih targetnya secara acak.

Setelah memastikan rumah kosong dengan menekan bel empat kali, ia masuk dengan mencongkel jendela kamar pembantu.

Mengenakan masker, helm full face, dan sarung tangan, HA menemukan sebuah brankas di lantai satu namun gagal membukanya.

Di sinilah tragedi dimulai. Ia naik ke lantai atas dan menemukan anak korban yang baru berusia 9 tahun di dalam kamarnya.

HA menanyakan kunci brankas, namun korban yang ketakutan justru membentak dan menyuruhnya keluar. Saat pelaku mencoba membawa korban ke balik lemari untuk diikat dan dijadikan sandera, korban melawan.

Panik, HA menikam korban dengan pisau yang telah ia siapkan. Teriakan korban justru dibalas dengan tikaman berulang kali hingga tewas.

Ironisnya, setelah melakukan pembunuhan keji itu, HA sempat kembali ke brankas dan mencoba membukanya lagi, terlihat dari bercak darah yang menempel di tombol-tombolnya, namun usahanya tetap sia-sia.

Tertangkap Saat Beraksi untuk Ketiga Kalinya

Pelarian HA tidak berlangsung lama. Ia tertangkap basah oleh warga saat mencoba melakukan perampokan ketiganya di kediaman mantan anggota DPRD Cilegon, Roisyudin Sayuti.

Dalam aksi tersebut, ia terjebak di dalam garasi mobil, memberinya nasib sial yang justru menyelamatkan calon korban berikutnya. Warga yang sigap langsung melaporkannya ke polisi, mengakhiri rentetan kejahatan brutalnya.

Pesan Terakhir untuk Istri

Fakta lain yang terungkap dari ponsel pelaku adalah sebuah pesan yang ia kirimkan kepada istrinya, hanya empat jam sebelum melakukan pembunuhan. Pesan itu seolah menjadi firasat dan sinyal akan niat jahatnya.

“Pada chat HP pelaku dengan dengan istrinya ‘apabila keadaan semakin amblas’... yang bersangkutan akan melakukan aksi kriminal,” ujar Dian.

Pesan mengerikan itu hanya dibalas dengan istigfar oleh sang istri, yang tak menyangka suaminya akan mewujudkan ancaman tersebut dengan cara yang begitu tragis.


Terkait

Misteri 40 Menit di Kamar Mandi, Misri Puspita Bakal Bersaksi di Sidang Pembunuhan Brigadir Nurhadi
Selasa, 06 Januari 2026 | 11:48 WIB

Misteri 40 Menit di Kamar Mandi, Misri Puspita Bakal Bersaksi di Sidang Pembunuhan Brigadir Nurhadi

Budi menegaskan bahwa peran perempuan asal Jambi ini bukanlah saksi kunci atau saksi mahkota dalam peristiwa maut.

Polisi Beberkan Kaitan Pencurian di Rumah Eks DPRD dengan Anak Politikus PKS
Senin, 05 Januari 2026 | 20:05 WIB

Polisi Beberkan Kaitan Pencurian di Rumah Eks DPRD dengan Anak Politikus PKS

Polisi mengungkap alasan penetapan pelaku pencurian di rumah mantan anggota DPRD Kota Cilegon.

Bela Diri Saat Dirampok, Aktris Korea Nana Malah Digugat Balik oleh Pelaku
Senin, 05 Januari 2026 | 17:08 WIB

Bela Diri Saat Dirampok, Aktris Korea Nana Malah Digugat Balik oleh Pelaku

Nana digugat balik oleh pelaku perampokan bersenjata di rumahnya. Agensi SUBLIME menegaskan itu pembelaan diri dan siap tempuh jalur hukum.

Misteri Kematian Satu Keluarga di Warakas, Polisi Temukan Teh dan Jasad Melepuh
Jum'at, 02 Januari 2026 | 19:34 WIB

Misteri Kematian Satu Keluarga di Warakas, Polisi Temukan Teh dan Jasad Melepuh

Tim dari Puslabfor sudah datang untuk mengambil sampel benda-benda di TKP yang diperlukan untuk pengecekan lebih lanjut, kata Seno.

Terbaru
Geger Seruan Gulingkan Prabowo dari Saiful Mujani, Kritik Keras atau Ajakan Makar?
polemik

Geger Seruan Gulingkan Prabowo dari Saiful Mujani, Kritik Keras atau Ajakan Makar?

Rabu, 08 April 2026 | 18:59 WIB

Saiful Mujani menilai bahwa setelah lebih dari satu tahun pemerintahan berjalan, ruang kritik terhadap pemerintah semakin tertutup

Ide Kreatif Dinilai Rp 0, Bedah Kasus Amsal Sitepu Jadi Terdakwa Gegara Video Profil Desa polemik

Ide Kreatif Dinilai Rp 0, Bedah Kasus Amsal Sitepu Jadi Terdakwa Gegara Video Profil Desa

Selasa, 31 Maret 2026 | 17:51 WIB

Amsal Sitepu dituntut pidana dua tahun penjara, denda Rp 50 juta, serta kewajiban membayar uang pengganti

Menavigasi Pergeseran Pengaruh: Kenapa Orang Indonesia Mulai "Jatuh Cinta" pada China? polemik

Menavigasi Pergeseran Pengaruh: Kenapa Orang Indonesia Mulai "Jatuh Cinta" pada China?

Senin, 30 Maret 2026 | 23:50 WIB

Sentimen positif masyarakat Indonesia terhadap China naik tajam berkat faktor ekonomi, strategi soft power, serta narasi pro-Beijing yang masif di media sosial.

4 Prajurit BAIS Tersangka Penyiram Air Keras ke Aktivis Kontras, Apa Motifnya? polemik

4 Prajurit BAIS Tersangka Penyiram Air Keras ke Aktivis Kontras, Apa Motifnya?

Rabu, 18 Maret 2026 | 18:42 WIB

Keempat prajurit yang kini berstatus tersangka tersebut memiliki inisial NDP, SL, BHW, dan ES. Saat ini, mereka telah ditahan di Pomdam Jaya

Teror Air Keras ke Pembela HAM, Siapa di Balik Serangan Brutal Aktivis KontraS? polemik

Teror Air Keras ke Pembela HAM, Siapa di Balik Serangan Brutal Aktivis KontraS?

Rabu, 18 Maret 2026 | 16:17 WIB

Banyak pihak meyakini ini adalah serangan teror yang ditujukan langsung untuk membungkam suara kritis Andrie dan para pembela hak asasi manusia

Membongkar 'Jalur Cepat' Haji: Bagaimana Eks Menag Yaqut Terjerat Korupsi? polemik

Membongkar 'Jalur Cepat' Haji: Bagaimana Eks Menag Yaqut Terjerat Korupsi?

Senin, 16 Maret 2026 | 19:29 WIB

Upaya Gus Yaqut lolos dari jerat hukum sempat kandas setelah permohonan praperadilannya ditolak Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

Membaca Rencana Taklimat Prabowo, Rakyat Diminta Siap-siap Susah? polemik

Membaca Rencana Taklimat Prabowo, Rakyat Diminta Siap-siap Susah?

Kamis, 12 Maret 2026 | 16:33 WIB

Dalam tradisi komunikasi, khususnya di lingkungan militer, taklimat adalah sebuah instruksi yang bersifat teknis, padat, dan sangat strategis

×
Zoomed