Suara.com - Jurnalis Suara.com mendapatkan berbagai pengalaman saat tugas peliputan laga Jepang melawan Timnas Indonesia di Panasonic Suita Stadium, Osaka, Selasa (10/6/2025).
Tak hanya Osaka sebagai tempat digelarnya pertandingan, beberapa wilayah juga sempat disinggahi Suara.com. Mulai Kyoto, Gotemba dan tentu saja Tokyo.
Salah satu hal dari Negeri Sakura selama ini terkenal dengan budaya kerja keras, disiplin, hingga kejujuran dalam kehidupan sehari-hari.
Jepang memang salah satu negara yang dipuji memiliki budaya jujur yang tinggi yang bahkan diajarkan sejak dini di sekolah, membuatnya menjadi salah satu negara paling aman di dunia untuk dikunjungi.
Nofik Lukman Hakim, jurnalis salah satu media olahraga Indonesia mendadak panik saat tiba di depan Shinjuku Expressway Bus Terminal, Tokyo, Senin (9/6/2025) malam.
Betapa tidak, tas salah satu tas yang dia bawa tertinggal di bagasi kereta bawah tanah saat perjalanan dari hotel transit ke terminal.
Dirinya baru menyadari tasnya tertinggal saat keluar dari Stasiun Shinjuku menuju terminal bus yang terletak di seberangnya.
Padahal, tas tersebut berisikan surat-surat penting, termasuk paspor dan uang tunai puluhan ribu yen sebagai bekal selama berada di Jepang.
Belum lagi, Nofik beserta rombongan jurnalis Indonesia, termasuk Suara.com hanya tinggal beberapa menit untuk berangkat ke Osaka.
"Saya putuskan untuk tetap berangkat ke Osaka dulu karena besoknya harus liputan pertandingan Timnas Indonesia," ungkap dia.
Singkat cerita, setelah menyelesaikan tugas peliputan di Panasonic Stadium Suita, jurnalis yang tinggal di Karanganyar, Jawa Tengah itu segera kembali ke Tokyo menggunakan kereta cepat atau yang dikenal dengan sebutan Shinkansen, Rabu (11/6/2025).
Setibanya di Tokyo, Nofik langsung bergegas menuju Stasiun Tokyo untuk membuat laporan kehilangan di Loket Lost & Found.
Jepang memang memiliki sistem Lost & Found barang yang sangat tertata, sehingga peluang barang ditemukan kembali cukup besar.
"Saya kemudian ditanya ciri-ciri tas yang hilang seperti apa, lalu isinya apa saja. Kemudian juga ditanya turun stasiun terakhir di mana," ucap dia.
Keajaiban pun terjadi. Nofik mendapatkan kabar gembira dari petugas jika tasnya ditemukan dan tersimpan di Loket Lost & Found Stasiun Tsudanuma.
"Hanya 10 menit lho dari laporan, tas saya langsung ada datanya. Saya kemudian diberi surat rekomendasi untuk mengambil tas di sana dan Alhamdulillah ketemu," jelas Nofik.
Melansir akun Instagram @kitabuku.id, pada tahun 2024, warga Tokyo menyerahkan uang tunai hilang sebesar 4,49 miliar yen atau sekitar Rp488 miliar kepada polisi.
Dari total uang hilang tersebut, sekitar 3,63 miliar yen atau setara dengan Rp395 miliar berhasil dikembalikan kepada pemiliknya.
Jumlah ini meningkat 1,8% dari tahun sebelumnya dan menjadi rekor tertinggi dalam sejarah kota tersebut dan mencerminkan tingginya tingkat kejujuran masyarakat Jepang.
Berdasarkan hukum setempat, penemu uang berhak atas 5-20% dari total jumlah jika pemiliknya tidak mengklaim dalam tiga bulan.
Sementara dari laman Goikuzo.com, Jepang juga membentuk Lost and Found Centre yang menjadi pusat barang-barang hilang.
Tak hanya uang atau dompet, polisi juga akan menindak kehilangan payung, syal atau sarung tangan, termasuk penemuan uang 1 atau 5 yen.
Ketika seseorang kehilangan barang di Jepang, biasanya mereka langsung datang ke Lost and Found Center. Barang-barang yang hilang akan disimpan selama 3 hingga 4 hari lalu setelah itu akan diserahkan ke Metropolitan Police Lost & Found Center pusat.
Sarung tangan, payung hingga syal yang tertinggal di tempat-tempat umum dapat ditemukan di Lost and Found Centre asalkan harus melaporkan terlebih dahulu dan menunjukkan bukti kepemilikan barang serta identitas diri.
Jika ingin meminta orang lain yang untuk mengambil barang yang hilang di Lost and Found Center, maka mereka harus membuat surat kuasa untuk dibawa oleh orang yang diminta untuk mengambil barang tersebut.
Respons Erick Thohir atas keputusan kontroversial AFC mendapat kritik keras dari komika Mamat Alkatiri.
Timnas putri Indonesia resmi tergabung di grup A ajang ASEAN Womens Championship 2025.
Mees Hilgers memang sudah beberapa kali mengutarakan keinginannya untuk melanjutkan perjalanan kariernya di luar Twente.
Pernyataan Febrie Adriansyah yang menyebut emas tersebut sudah ada pemiliknya justru menjadi titik penting dalam proses pembuktian
polemik
Di balik narasi hijau menyelamatkan Taman Nasional Tesso Nilo, ribuan warga kecil kini kehilangan segalanyamulai dari rumah, kebun, hingga anggota keluarga dipenjara.
polemik
Sejumlah kementerian dan lembaga berbondong-bondong mengajukan tambahan anggaran kepada DPR RI. Nilainya tidak kecil, mulai dari ratusan miliar hingga puluhan triliun rupiah
polemik
Semua diawali saat sekelompok muda mengatasnamakan diri BEM Bersatu secara tiba-tiba menggelar konferensi pers pada Selasa, 16 Juni 2026
polemik
Barita Simanjuntak membantah anggapan bahwa lahan hasil penertiban otomatis akan dialihkan menjadi perkebunan sawit.
polemik
Noel memberikan penekanan khusus bahwa situasi saat ini berisiko menyerupai peristiwaReformasi 1998jika tidak segera diantisipasi oleh Kepala Negara
polemik
Trauma puluhan tahun itu mengkristal menjadi sebuah ketegasan: laut bukan tempat untuk masa depan anaknya.