Suara.com - Lalu lalang arus informasi yang tiada batasnya belakangan kian terasa dampaknya. Kebenaran dari informasi yang diedarkan patut dipertanyakan dan dicek kembali agar tak bernasib sama seperti Nasarius. Satpam Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, itu mesti memikul berat cercaan dari para netizen yang menghakiminya secara sepihak.
Lantaran sebuah unggahan video di media sosial yang menampilkan dirinya memukul anjing kesayangannya bernama Fay. Penghakiman semakin gencar karena video Nasarius memukul Fay ‘disulut’ oleh artis Robby Purba. Kasus Nasarius ini membawa kita kepada fenomena cancel culture dan liquid life.
Sebuah fenomena yang bisa saja dialami oleh kami, kalian, dan kita semua. Mari mengenal supaya tahu dan tak jadi korban.
Ada juga kasus di awal tahun ini, seorang wanita meninggal setelah terlalu dekat dengan kereta saat mengambil selfie di Meksiko.
Salshadilla Juwita mengaku ogah tinggal bareng selamanya dengan sang ibundanya yakni Iis Dahlia belakangan viral di media sosial.
Kemudahan teknologi kadang menjadi keniscayaan jika itu dimanfaatkan untuk hal yang positif. Namun jika tidak digunakan secara tepat teknologi bak pisau bermata dua
salah satu minimarket atau tepatnya Alfamidi di Surabaya menggunakan pengeras suara untuk menegaskan parkir gratis.
Posisi pasukan TNI disebut berbahaya karena berpotensi ikut terlibat konflik dengan kelompok Hamas
polemik
185 bangunan lapangan padel di Jakarta ternyata berdiri tanpa izin resmi, beberapa bahkan mengganggu aktivitas warga
polemik
Ungkapan tersebut terasa seperti lelucon pahit nan satir yang lahir dari kelelahan warga negara
polemik
Mimpi pemuda 22 tahun yang baru lulus sekolah pelayaran itu terancam sirna di ujung palu hakim PN Batam
polemik
Lontaran isu ini berawal dari permintaan mantan Ketua KPK Abraham Samad kepada Presiden Prabowo Subianto
nonfiksi
Tak semua tahu, 15 kilometer jauhnya, di Gerbang Rumah Tahanan Negara Kelas I Pondok Bambu, Jakarta Timur, kebebasan itu tak langsung diberikan ke Laras.
nonfiksi
Ada hantu bergentayangan di Indonesiahantu Anarkisme! Polisi mencoba menggelar eksorsisme, kaumnya diburu, tapi ia tak mau pergi.