Home > Detail

Modus Operandi Jokowi Bangun Dinasti Demi Si Bungsu Kaesang Pangarep

Ria Rizki Nirmala Sari | Rakha Arlyanto

Selasa, 29 Oktober 2024 | 16:05 WIB

Suara.com - Mahkamah Agung (MA) hanya butuh waktu tiga hari untuk mengubah syarat usia pencalonan kepala daerah. Terhitung sejak pertama kali gugatan dilayangkan oleh Partai Garuda pada 27 Mei 2024, lalu diputus pada 29 Mei 2024.

MA memutus pasangan calon gubernur minimal berusia 30 tahun ketika dilantik, bukan waktu ditetapkan sebagai pasangan calon oleh KPU. Pakar Hukum Tata Negara, Bivitri Susanti menilai wajar jika nalar publik mengarah kepada putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep.

Sebab pola serupa pernah terjadi dan menguntungkan anak sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka. Kala itu lewat jalur sang paman di Mahkamah Konstitusi (MK).

Bibit, begitu sapaan akrab Bivitri, menyebut ada sebuah modus operandi untuk meloloskan Kaesang sebagai calon kepala daerah.

Sementara itu, lembaga Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia melihat ada yang janggal dari putusan MA.

DEEP berpandangan, putusan itu hanya menguntungkan kandidat yang punya kedekatan dengan oligarki dan politik dinasti.


Terkait

Kronologi Serangan Warga TikTok ke Najwa Shihab, Pembunuhan Karakter?
Selasa, 29 Oktober 2024 | 11:01 WIB

Kronologi Serangan Warga TikTok ke Najwa Shihab, Pembunuhan Karakter?

Najwa Shihab dihujat gara-gara komentari transportasi Jokowi ketika pulang ke Solo usai purna tugas sebagai kepala negara.

Jokowi Titip Jawa Tengah ke Luthfi-Yasin: Pastikan Keberlanjutan Pembangunan!
Senin, 28 Oktober 2024 | 21:18 WIB

Jokowi Titip Jawa Tengah ke Luthfi-Yasin: Pastikan Keberlanjutan Pembangunan!

Foto pertemuan tersebut beredar luas di media sosial, dan menampilkan kedekatan ketiganya yang tampak akrab berdiskusi.

10 Tahun Kepemimpinan Jokowi, Bangun Puluhan Stadion Bertaraf Internasional
Senin, 28 Oktober 2024 | 16:15 WIB

10 Tahun Kepemimpinan Jokowi, Bangun Puluhan Stadion Bertaraf Internasional

Selain prestasi mentereng yang didapatkan, pemerintah pusat juga gencar merenovasi maupun membangun puluhan stadion bertaraf internasional.

Beri Teguran, Psikolog Lita Gading Curigai Najwa Shihab Kecewa Tak Masuk Kabinet Prabowo
Senin, 28 Oktober 2024 | 21:20 WIB

Beri Teguran, Psikolog Lita Gading Curigai Najwa Shihab Kecewa Tak Masuk Kabinet Prabowo

Lita Gading tegur Najwa Shihab yang sebut Jokowi nebeng pesawat TNI AU pulang ke Solo.

Terbaru
Membongkar Operasi Informasi dari Gelombang Video Hoaks 'China Bantu Gaza'
polemik

Membongkar Operasi Informasi dari Gelombang Video Hoaks 'China Bantu Gaza'

Sabtu, 28 Februari 2026 | 19:12 WIB

Riset mengungkap video hoaks 'bantuan udara China ke Gaza' viral di TikTok, disebar terkoordinasi dari konten lama, memengaruhi opini publik Indonesia.

TNI Dikirim ke Gaza, Misi Damai atau Jebakan Perang Maut Lawan Hamas? polemik

TNI Dikirim ke Gaza, Misi Damai atau Jebakan Perang Maut Lawan Hamas?

Jum'at, 27 Februari 2026 | 19:16 WIB

Posisi pasukan TNI disebut berbahaya karena berpotensi ikut terlibat konflik dengan kelompok Hamas

Keren di Instagram, Ilegal di Mata Hukum: Sisi Gelap Bisnis Padel Ibu Kota polemik

Keren di Instagram, Ilegal di Mata Hukum: Sisi Gelap Bisnis Padel Ibu Kota

Kamis, 26 Februari 2026 | 18:11 WIB

185 bangunan lapangan padel di Jakarta ternyata berdiri tanpa izin resmi, beberapa bahkan mengganggu aktivitas warga

'Cukup Aku WNI', Saat Pesimisme Kolektif Jadi Bahasa Generasi polemik

'Cukup Aku WNI', Saat Pesimisme Kolektif Jadi Bahasa Generasi

Rabu, 25 Februari 2026 | 18:52 WIB

Ungkapan tersebut terasa seperti lelucon pahit nan satir yang lahir dari kelelahan warga negara

ABK Fandi Ramadhan Terancam Hukuman Mati, Skenario Mafia atau Kejahatan Sadar? polemik

ABK Fandi Ramadhan Terancam Hukuman Mati, Skenario Mafia atau Kejahatan Sadar?

Selasa, 24 Februari 2026 | 18:54 WIB

Mimpi pemuda 22 tahun yang baru lulus sekolah pelayaran itu terancam sirna di ujung palu hakim PN Batam

Jokowi Lempar Bola Panas, Mungkinkah KPK Kembali Sakti? polemik

Jokowi Lempar Bola Panas, Mungkinkah KPK Kembali Sakti?

Senin, 23 Februari 2026 | 19:55 WIB

Lontaran isu ini berawal dari permintaan mantan Ketua KPK Abraham Samad kepada Presiden Prabowo Subianto

Tikungan Terakhir! 30 Kilometer Kebebasan Laras nonfiksi

Tikungan Terakhir! 30 Kilometer Kebebasan Laras

Kamis, 19 Februari 2026 | 16:42 WIB

Tak semua tahu, 15 kilometer jauhnya, di Gerbang Rumah Tahanan Negara Kelas I Pondok Bambu, Jakarta Timur, kebebasan itu tak langsung diberikan ke Laras.

×
Zoomed