Home > Detail

Semakin Dilarang Semakin Menantang, Marxisme Jadi Way of Think Gen Z

Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 25 Oktober 2024 | 16:10 WIB

Suara.com - Marxisme bukan pemikiran baru di Tanah Air. Jauh sebelum Indonesia merdeka, paham ini banyak mengilhami kaum pergerakan anti-kolonial Belanda. Bahkan sebagian besar tokoh bangsa mempelajarinya.

Meski dianggap tabu oleh segelintir pihak, ternyata ideologi marxisme justru digeluti oleh para anak muda. Rasa penasaran membawa mereka untuk menelusuri paham yang dilarang oleh pemerintah Orde Baru itu.

Virdika Rizky Utama, Peneliti PARA Syndicate menilai semakin marxisme dilarang, justru semakin diminati. Apalagi bila kondisi ekonomi, sosial dan politik yang ada buruk.

Virdika meyakini marxisme akan semakin diminati kaum muda ketika rezim pemerintahan mendatang—Prabowo Subianto, mulai berkuasa. Sebab, potensi pelarangan akan semakin tinggi.

Host: Anastasia Liana

Naskah: Rakha Arlyanto

Videografer: Alfian Winanto


Terkait

Jam Koma, Gen Z dan Fenomena Kesehatan Mental Era Digital
Jum'at, 25 Oktober 2024 | 11:11 WIB

Jam Koma, Gen Z dan Fenomena Kesehatan Mental Era Digital

Jam koma bukan sekadar istilah santai, melainkan mencerminkan kenyataan yang dialami banyak orang, di mana mereka merasa kelelahan di tengah ritme hidup yang sangat cepat.

5 Cara Mengatasi Jam Koma Gen Z yang Bikin Lelah Fisik dan Mental
Kamis, 24 Oktober 2024 | 17:21 WIB

5 Cara Mengatasi Jam Koma Gen Z yang Bikin Lelah Fisik dan Mental

Kondisi lelah fisik dan mental atau sering disebut dengan jam koma, ternyata bisa diatasi, lho. Bagaimana caranya?

Jam Koma Gen Z Artinya Apa? Bukan Sekedar Istilah Viral Lucu, Tapi Sinyal Bahaya!
Kamis, 24 Oktober 2024 | 15:58 WIB

Jam Koma Gen Z Artinya Apa? Bukan Sekedar Istilah Viral Lucu, Tapi Sinyal Bahaya!

Istilah jam koma Gen Z sedang viral di media sosial seperti TikTok dan X. Apa artinya?

Bukan Mitos! Ternyata Ini Lho Tanda-tanda Gen Z Sedang Mengalami "Jam Koma"
Kamis, 24 Oktober 2024 | 14:22 WIB

Bukan Mitos! Ternyata Ini Lho Tanda-tanda Gen Z Sedang Mengalami "Jam Koma"

Penasaran dengan definisi dan tanda-tanda jam koma Gen Z? Cermati di sini, dan pahami lebih jauh cara mengatasinya!

Terbaru
Ramai-ramai Berburu Anggaran di Senayan, Efisiensi Prabowo Cuma Omon-omon?
polemik

Ramai-ramai Berburu Anggaran di Senayan, Efisiensi Prabowo Cuma Omon-omon?

Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:10 WIB

Sejumlah kementerian dan lembaga berbondong-bondong mengajukan tambahan anggaran kepada DPR RI. Nilainya tidak kecil, mulai dari ratusan miliar hingga puluhan triliun rupiah

Siapa di Balik BEM Bersatu? Mengaku Kelompok Mahasiswa, Tapi Dicap Gaib Oleh Kampus polemik

Siapa di Balik BEM Bersatu? Mengaku Kelompok Mahasiswa, Tapi Dicap Gaib Oleh Kampus

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:38 WIB

Semua diawali saat sekelompok muda mengatasnamakan diri BEM Bersatu secara tiba-tiba menggelar konferensi pers pada Selasa, 16 Juni 2026

Kedok Pemulihan Hutan: Benarkah Satgas PKH Hanya Membuka Jalan Bisnis Sawit Agrinas? polemik

Kedok Pemulihan Hutan: Benarkah Satgas PKH Hanya Membuka Jalan Bisnis Sawit Agrinas?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41 WIB

Barita Simanjuntak membantah anggapan bahwa lahan hasil penertiban otomatis akan dialihkan menjadi perkebunan sawit.

Geger Isu '98 Jilid 2', Benarkah Situasi Politik Saat Ini Mirip Era Reformasi? polemik

Geger Isu '98 Jilid 2', Benarkah Situasi Politik Saat Ini Mirip Era Reformasi?

Senin, 08 Juni 2026 | 20:04 WIB

Noel memberikan penekanan khusus bahwa situasi saat ini berisiko menyerupai peristiwaReformasi 1998jika tidak segera diantisipasi oleh Kepala Negara

Nyawa Lebih Murah dari Harga Ikan? Kisah Pahit Awak Kapal di Balik Perjuangan Ratifikasi ILO K-188 polemik

Nyawa Lebih Murah dari Harga Ikan? Kisah Pahit Awak Kapal di Balik Perjuangan Ratifikasi ILO K-188

Senin, 08 Juni 2026 | 10:26 WIB

Trauma puluhan tahun itu mengkristal menjadi sebuah ketegasan: laut bukan tempat untuk masa depan anaknya.

Motif di Balik Riset Fiktif Peneliti WNI di Denmark polemik

Motif di Balik Riset Fiktif Peneliti WNI di Denmark

Kamis, 28 Mei 2026 | 20:51 WIB

Nama-nama yang disebut dan diduga lakukan pemalsuan itu di antaranya Prihantini, Rifaldy Fajar, dan Rini Winarti

Negara Tak Boleh Jadi Algojo, Mengapa Menteri Pigai Larang Polisi Tembak Mati Begundal? polemik

Negara Tak Boleh Jadi Algojo, Mengapa Menteri Pigai Larang Polisi Tembak Mati Begundal?

Senin, 25 Mei 2026 | 22:02 WIB

Kondisi ekonomi yang sulit dan ketimpangan yang tajam di wilayah aglomerasi menciptakan lahan subur bagi tindak kejahatan

×
Zoomed