Suara.com - Prabowo Subianto selaku bakal calon presiden (bacares) dan Gibran Rakabuming Raka selaku bakal calon wakil presiden (bacawapres) terlihat sudah menyusun visi dan misi bersama Koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk Pilpres tahun 2024 mendatang. Lalu apa isi misi Prabowo-Gibran?
Sebelum mengetahui secara lengkap tentang visi misi Prabowo-Gibran, mari kita simak dahulu profil pasangan capres dan cawapres ini.
Profil Prabowo-Gibran
Prabowo Subianto Djojohadikusumo atau dikenal Prabowo Subianto adalah capres dari Partai Gerindra. Ia lahir tanggal 17 Oktober 1951.
Ayah Prabowo bernama Soemitro Djojohadikusumo yang berasal dari Kebumen, Jawa Tengah. Sementara ibu Prabowo bernama Dora Marie Sigar.
Soal pendidikan Prabowo termasuk konsisten dalam dunia militer. Setelah lulus dari SMA American School in London (1969), Prabowo melanjutkan di Akabri Darat Magelang (1970-1974).
Kemudian Prabowo melanjukan pendidikan militer di Sekolah Staf dan Komando TNI-AD. Seterusnya, ia melakukan berbagai kursus dan pelatihan seputar kemiliteran. Hingga akhirnya ia mendapat jabatan militer sebagai berikut:
Selain jabatan militer, Prabowo juga pernah menduduki sejumlah posisi di perusahaan. Mengutip dari situs gerindra.id adalah:
Kekinian Prabowo menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI dan dilantik pada 23 Oktober 2019. Bagaimana dengan Gibran?
Gibran Rakabuming Raka adalah anak pertama Presiden Joko Widodo yang lahir di Surakarta, 1 Oktober 1987. Ia dilantik sebagai Wali Kota Solo 26 Februari 2021.
Alih-alih politisi, Gibran dulu dikenal sebagai pengusaha di bidang kuliner. Ia membuka usaha katering bernama Chilli Pari dan brand martabak premium, Markobar.
Kemudian, bersama adiknya Kaesang Pangarep, Gibran mulai membuka restoran Mangkokku dan bisnis-bisnis lainnya. Soal pendidikan, Gibran terbilang mentereng.
Ia lulusan SMA Australia yaitu Orchid Park Secondary School. Kemudian tahun 2007, Gibran lulus dari Management Development Institute of Singapore (MDIS).
Gibran melanjutkan studinya ke program Insearch di University of Technology Sydney (UTS Insearch), Sydney, Australia.
Lalu tahun 2015, Gibran menikah dengan Selvi Ananda. Kini mereka memiliki dua anak bernama an Ethes Srinarendra dan La Lembah Manah.
Dengan 8 misi asta cita, 8 program terbaik cepat, dan 17 program prioritas, berikut adalah informasi lengkap mengenai pasangan bacapres dan bacawapres berikut!
Visi Misi Prabowo-Gibran
Sementara itu, berikut adalah uraian dari misi pasangan Prabowo-Gibran. Informasi berikut diambil dari dokumen yang telah dikeluarkan pihak Prabowo-Gibran bersama koalisinya.
8 Misi Asta Cita
8 Program Hasil Terbaik Cepat
17 Program Prioritas
Program kerja
Itulah penjelasan lengkap mulai dari profil, visi misi hingga janji-janji kampanye pasangan capres-cawapres Prabowo-Gibran.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
"Kita perlu apresiasi. Nggak perlu bicara sinis, nggak perlu juga bicara negatif, menduga-duga, abaikan saja," terang Irma.
Momen itu terjadi saat konser musik yang digelar relawan Ganjar di Kudus pada Minggu (29/10/2023).
Jokowi tidak bisa melepaskan diri dari fakta politik perihal putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka yang kini turut menjadi kontestan bakal cawapres mendampingi Prabowo.
Agenda makan siang Jokowi dan tiga capres berlangsung cair di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/10/2023).
Wacana Pilkada via DPRD kembali memanas DPR. Kenali peta kekuatan partai yang mendukung dan menolak
polemik
Saat 'diktator' dibicarakan, pahami makna sebenarnya. Kenali asal-usul, ciri-ciri, dan beda pemimpin otoriter dan 'strong leader' berdasarkan fakta sejarah dan ilmu politik
nonfiksi
Hanya butuh beberapa langkah dari keriuhan sehat di dalam GOR untuk sampai ke sebuah kawasan yang seolah memiliki hukum alamnya sendiri.
polemik
Demokrat dinilai sedang membingkai narasi dengan melapor, mereka memposisikan diri sebagai korban kampanye hitam dan pejuang kebenaran
polemik
Terlilit utang kripto dan divonis kanker stadium 3, seorang pria nekat merampok rumah politisi PKS Maman Suherman
polemik
KUHP baru resmi berlaku, pahami pasal-pasal krusial yang paling banyak dibicarakan, mulai dari kohabitasi, perzinaan, hingga penghinaan presiden
nonfiksi
Hujan telah lama berhenti di Aceh Tamiang, tetapi banjir seperti belum benar-benar pergi. Ia tinggal dalam bau lumpur yang mengering, dalam kayu-kayu patah yang masih berserak