Home > Detail

Njoto, Pemimpin PKI di Mata Putrinya

Rinaldi Aban

Rabu, 03 Oktober 2018 | 12:12 WIB

Suara.com - Svetlana Dayani adalah putri sulung Njoto, petinggi Partai PKI. Ia menceritakan kisah hidupnya dalam penjara Orde Baru, Svetlana juga  menyaksikan sendiri banyak penyiksaan tahanan mulai dari disundut rokok, dipecut hingga disiksa. Menjadi seorang anak gembong PKI, tak membuat Svetlana menyesal sama sekali. Namun, sampai sekarang ia tak mengetahui nasib ayahnya entah masih hidup atau sudah dibunuh dan dikubur. Dalam liputan khusus kali ini, ia membeberkan pengalaman hidupnya mulai dari perjuangannya menyembunyikan identitas diri hingga ia merasa diasingkan di negerinya sendiri. Selengkapnya simak dalam videonya diatas.

Creative/Videografer/Video Editor: Gabriella Efania/Dendi Afriyan/Heriyanto

Kontributor : Abdus Somad


Terkait

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak
Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Di balik sejarah yang tercatat di buku pelajaran, sering kali tersimpan pertentangan kepentingan, keputusan politik, dan rangkaian kejadian yang terus memunculkan perdebatan.

Nonton Lagi Film Pengkhianatan G30S/PKI Karya Arifin C Noer Malam Ini di Trans TV
Rabu, 30 September 2026 | 15:23 WIB

Nonton Lagi Film Pengkhianatan G30S/PKI Karya Arifin C Noer Malam Ini di Trans TV

Di tengah gempuran konten digital, film Pengkhiatanan G30S/PKI tetap berdiri kokoh sebagai sebuah monumen sinematik yang provokatif sekaligus ikonik.

Siapa Jenderal yang Dibunuh dalam Peristiwa G30S?
Rabu, 30 September 2026 | 10:10 WIB

Siapa Jenderal yang Dibunuh dalam Peristiwa G30S?

Tragedi G30S/PKI menewaskan enam jenderal dan satu perwira TNI AD di Lubang Buaya. Mereka dikenang sebagai Pahlawan Revolusi yang mengubah arah sejarah Indonesia.

Apa Itu G30S PKI secara Singkat? Ini Sejarah Peristiwa Kelamnya
Rabu, 30 September 2026 | 09:20 WIB

Apa Itu G30S PKI secara Singkat? Ini Sejarah Peristiwa Kelamnya

G30S/PKI adalah peristiwa penculikan dan pembunuhan enam jenderal Angkatan Darat pada 30 Sept 1965, yang berujung pada kejatuhan Soekarno dan lahirnya Orde Baru.

Terbaru
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
polemik

Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026

Rabu, 30 September 2026 | 13:10 WIB

Narasi di media sosial menunjuk GRIB sebagai pembunuh pedagang cermin di Pejompongan. Tapi rekaman video amatir menunjukkan hal berbeda, polisi lah yang menyeroyok Bambang.

Song Wat, Sisi Lain Bangkok yang Bikin Teringat Blok M polemik

Song Wat, Sisi Lain Bangkok yang Bikin Teringat Blok M

Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:28 WIB

Menyusuri Song Wat di Bangkok, dengan suasana yang mengingatkan pada Blok M, tempat masa lalu dan gaya hidup baru bertemu.

Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo polemik

Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo

Kamis, 30 Juli 2026 | 16:00 WIB

Mengungkap kejanggalan di balik kematian Sutrimo, Karumga eks Jampidsus Febrie Adriansyah di Desa Wlahar, Banyumas. Dari pengawasan CCTV mendadak hingga pengintai misterius.

Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman polemik

Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 15:38 WIB

Tidak seorang pun dari rombongan pengantar jenzah Sutrimo memperkenalkan identitas ataupun menjelaskan dari instansi mana.

Kami Ireng Tapi Bukan Londo, Menjawab Cap Antek Asing dari Podium Kekuasaan polemik

Kami Ireng Tapi Bukan Londo, Menjawab Cap Antek Asing dari Podium Kekuasaan

Senin, 27 Juli 2026 | 18:33 WIB

MTI menilai persoalan mendasar dari pernyataan Prabowo bukan semata pada legalitas ucapan, melainkan implikasinya yang sangat destruktif bagi kualitas demokrasi

Gratis Tapi Mahal, Mengapa RI Nekat Terima Hibah Kapal Induk Tua Italia? polemik

Gratis Tapi Mahal, Mengapa RI Nekat Terima Hibah Kapal Induk Tua Italia?

Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:36 WIB

Meski keputusan ini diambil secara bulat, proses persetujuan sebelumnya sempat diwarnai kritik tajam terkait prosedur yang mendadak serta kekhawatiran akan beban anggaran

Misteri Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus, Benarkah Barang Titipan? polemik

Misteri Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus, Benarkah Barang Titipan?

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:20 WIB

Pernyataan Febrie Adriansyah yang menyebut emas tersebut sudah ada pemiliknya justru menjadi titik penting dalam proses pembuktian

×
Zoomed