INDEKS
8 Sekawan Taiwan Dihukum Mati (2): Penerjemah Ilegal dan Cela Vonis Mati Selasa, 18 Juni 2019 | 08:10 WIB

8 Sekawan Taiwan Dihukum Mati (2): Penerjemah Ilegal dan Cela Vonis Mati

Kelimanya ditangkap dalam keadaan tanpa barang bukti apa pun. Kami sayangkan pada saat persidangan, pihak Bea Cukai tidak dihadirkan," kata Juan.

8 Sekawan Taiwan Dihukum Mati (1): Satu Mati di Cipinang Sebelum Dieksekusi Selasa, 18 Juni 2019 | 08:00 WIB

8 Sekawan Taiwan Dihukum Mati (1): Satu Mati di Cipinang Sebelum Dieksekusi

Kami (transporter laut) ditangkap di perairan lepas tanpa barang bukti sebutir pun sabu. Kemudian kami digebuki agar mengaku sesuai kata aparat."

Usai Molotov Terakhir Terlempar di Thamrin, Mereka Dituduh Rusuh 22 Mei Kamis, 30 Mei 2019 | 08:30 WIB

Usai Molotov Terakhir Terlempar di Thamrin, Mereka Dituduh Rusuh 22 Mei

Mereka habis dipukuli sudah kayak binatang. Sampai akhirnya warga bilang ke polisinya Mas itu manusia bukan binatang barulah mereka berhenti, imbuhnya.

Siapa Bakar Mobil depan Asrama Brimob? Dua Cerita soal Kerusuhan 22 Mei Kamis, 30 Mei 2019 | 08:00 WIB

Siapa Bakar Mobil depan Asrama Brimob? Dua Cerita soal Kerusuhan 22 Mei

Saya juga enggak bisa mengenali logatnya, karena pas mereka menyerang itu, cuma teriak takbir."

Rich People Power 22 Mei dan Nasib Jelata, Bayi pun Kena Gas Air Mata Kamis, 30 Mei 2019 | 07:15 WIB

Rich People Power 22 Mei dan Nasib Jelata, Bayi pun Kena Gas Air Mata

Delvian dan istrinya mulai sesak bernafas, matanya perih terkena gas air mata. Bayi mereka yang tengah tertidur lelap, menangis.

Memoar Aktivis 98 yang Diculik (5): Gilang, Pengamen yang Melawan Soeharto Rabu, 22 Mei 2019 | 09:00 WIB

Memoar Aktivis 98 yang Diculik (5): Gilang, Pengamen yang Melawan Soeharto

Aku tersedu-sedu ketika mendengar berita kamu tewas. Diculik. Ditembak. Ditemukan di tengah hutan di Saradan Madiun, Jawa Timur.

Memoar Aktivis 98 yang Diculik (3): Suyat dan Nasi Timlo Tak Terbeli Rabu, 22 Mei 2019 | 08:30 WIB

Memoar Aktivis 98 yang Diculik (3): Suyat dan Nasi Timlo Tak Terbeli

Suyat ikut aksi pemogokan buruh PT Sritex, Solo, masih dengan kepala bekas diperban. Saat aksi itu juga, Suyat lagi-lagi digebuk. Kepalanya bonyok lagi.