INFOGRAFIS: Perbandingan Jam Sekolah di Asia Tenggara
Home > Detail

INFOGRAFIS: Perbandingan Jam Sekolah di Asia Tenggara

Chandra Iswinarno

Kamis, 02 Maret 2023 | 12:48 WIB

Suara.com - Kebijakan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat yang memajukan jam belajar siswa SMA di wilayah tersebut memancing kontroversi.

Banyak pihak yang menolak kebijakan tersebut karena akan berdampak pada banyak hal. Apalagi jam belajar siswa juga tetap dan tidak berubah.

Viktor Laiskodat berkilah dengan masuk sekolah lebih pagi akan membuat performa siswa lebih baik sehingga bisa mencetak manusia sukses dari NTT. Bahkan yang paling penting meningkatkan kualitas pendidikan di NTT.

Sejumlah alasan tersebut pun kemudian menjadi perhatian dari Anggota DPR hingga perhimpunan profesi guru yang menilai jika kebijakan tersebut tidak membuat siswa lebih baik. Bahkan menambah beban baru.

Jika menengok negeri jiran di sekitar Indoneia, kebijakan sekolah pagi tidak ada yang memulai dari jam 05.00. Vietnam misalnya memulai jam pelajaran sekolah pada jam 07.00, karena dibagi dalam dua shift sekolah.

Bahkan negara tetangga yang sangat dekat dengan Indonesia dan memiliki kualitas sumber daya manusia yang jauh di atas-atas orang Asia Tenggara, Singapura memulai jam pelajaran siswanya pada pukul 08.30.

Infografis perbandingan jam sekolah. [Suara.com/Iqbal]
Infografis perbandingan jam sekolah. [Suara.com/Iqbal]

Terbaru
Ide Kreatif Dinilai Rp 0, Bedah Kasus Amsal Sitepu Jadi Terdakwa Gegara Video Profil Desa
polemik

Ide Kreatif Dinilai Rp 0, Bedah Kasus Amsal Sitepu Jadi Terdakwa Gegara Video Profil Desa

Selasa, 31 Maret 2026 | 17:51 WIB

Amsal Sitepu dituntut pidana dua tahun penjara, denda Rp 50 juta, serta kewajiban membayar uang pengganti

Menavigasi Pergeseran Pengaruh: Kenapa Orang Indonesia Mulai "Jatuh Cinta" pada China? polemik

Menavigasi Pergeseran Pengaruh: Kenapa Orang Indonesia Mulai "Jatuh Cinta" pada China?

Senin, 30 Maret 2026 | 23:50 WIB

Sentimen positif masyarakat Indonesia terhadap China naik tajam berkat faktor ekonomi, strategi soft power, serta narasi pro-Beijing yang masif di media sosial.

4 Prajurit BAIS Tersangka Penyiram Air Keras ke Aktivis Kontras, Apa Motifnya? polemik

4 Prajurit BAIS Tersangka Penyiram Air Keras ke Aktivis Kontras, Apa Motifnya?

Rabu, 18 Maret 2026 | 18:42 WIB

Keempat prajurit yang kini berstatus tersangka tersebut memiliki inisial NDP, SL, BHW, dan ES. Saat ini, mereka telah ditahan di Pomdam Jaya

Teror Air Keras ke Pembela HAM, Siapa di Balik Serangan Brutal Aktivis KontraS? polemik

Teror Air Keras ke Pembela HAM, Siapa di Balik Serangan Brutal Aktivis KontraS?

Rabu, 18 Maret 2026 | 16:17 WIB

Banyak pihak meyakini ini adalah serangan teror yang ditujukan langsung untuk membungkam suara kritis Andrie dan para pembela hak asasi manusia

Membongkar 'Jalur Cepat' Haji: Bagaimana Eks Menag Yaqut Terjerat Korupsi? polemik

Membongkar 'Jalur Cepat' Haji: Bagaimana Eks Menag Yaqut Terjerat Korupsi?

Senin, 16 Maret 2026 | 19:29 WIB

Upaya Gus Yaqut lolos dari jerat hukum sempat kandas setelah permohonan praperadilannya ditolak Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

Membaca Rencana Taklimat Prabowo, Rakyat Diminta Siap-siap Susah? polemik

Membaca Rencana Taklimat Prabowo, Rakyat Diminta Siap-siap Susah?

Kamis, 12 Maret 2026 | 16:33 WIB

Dalam tradisi komunikasi, khususnya di lingkungan militer, taklimat adalah sebuah instruksi yang bersifat teknis, padat, dan sangat strategis

Algoritma Manipulatif hingga Ancaman VPN, Mengapa Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Medsos? polemik

Algoritma Manipulatif hingga Ancaman VPN, Mengapa Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Medsos?

Senin, 09 Maret 2026 | 19:36 WIB

Dalam beberapa tahun terakhir, aktivitas anak di internet semakin tinggi, sementara risiko yang mereka hadapi juga semakin kompleks

×
Zoomed