Home > Detail

Cinta Terlarang di Kampung Cinta

Rinaldi Aban | Erick Tanjung

Rabu, 13 Maret 2019 | 17:33 WIB

Suara.com - Kampung Cinta, demikian sebuah desa terpencil di Subang, Jawa Barat, biasa disebut. Meski sulit diakses, desa itu bak kembang bertabur madu yang mengundang kumbang dari penjuru negeri untuk hinggap. Sebab di daerah itu, melacurkan anak gadis seperti kelaziman.

Video Editor: Yulita Futty Hapsari


Terkait

Polusi Debu Kapur Selimuti Permukiman Warga Citatah
Selasa, 21 Juli 2026 | 10:00 WIB

Polusi Debu Kapur Selimuti Permukiman Warga Citatah

Debu yang beterbangan dari aktivitas kendaraan dan kawasan industri kapur tampak menyelimuti ruas jalan serta lingkungan sekitar, terutama saat cuaca kering.

Berkaca dari Kasus Viral di Depok, Punya Tetangga Baik adalah Privilege
Senin, 20 Juli 2026 | 15:45 WIB

Berkaca dari Kasus Viral di Depok, Punya Tetangga Baik adalah Privilege

Kasus yang belakangan viral di Depok, Jawa Barat, menjadi pengingat bahwa memiliki tetangga yang baik ternyata merupakan sebuah privilege yang tidak dimiliki semua orang.

Tak Ada Jalan, Perahu Jadi Andalan Siswa Berangkat Sekolah di Muara Gembong
Jum'at, 17 Juli 2026 | 08:00 WIB

Tak Ada Jalan, Perahu Jadi Andalan Siswa Berangkat Sekolah di Muara Gembong

Pihak sekolah menyediakan jasa antar jemput perahu untuk memudahkan mobilitas siswa setelah sejumlah akses jalan menuju permukiman terputus akibat abrasi.

Alarm BMKG! 90% Wilayah Jabar Diprediksi Dilanda Kemarau Kering
Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:00 WIB

Alarm BMKG! 90% Wilayah Jabar Diprediksi Dilanda Kemarau Kering

BMKG Jawa Barat memprediksi sebagian besar wilayah di Jabar mengalami musim kemarau lebih kering dibandingkan kondisi klimatologis normal pada 2026.

Terbaru
Misteri Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus, Benarkah Barang Titipan?
polemik

Misteri Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus, Benarkah Barang Titipan?

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:20 WIB

Pernyataan Febrie Adriansyah yang menyebut emas tersebut sudah ada pemiliknya justru menjadi titik penting dalam proses pembuktian

Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo polemik

Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59 WIB

Di balik narasi hijau menyelamatkan Taman Nasional Tesso Nilo, ribuan warga kecil kini kehilangan segalanyamulai dari rumah, kebun, hingga anggota keluarga dipenjara.

Ramai-ramai Berburu Anggaran di Senayan, Efisiensi Prabowo Cuma Omon-omon? polemik

Ramai-ramai Berburu Anggaran di Senayan, Efisiensi Prabowo Cuma Omon-omon?

Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:10 WIB

Sejumlah kementerian dan lembaga berbondong-bondong mengajukan tambahan anggaran kepada DPR RI. Nilainya tidak kecil, mulai dari ratusan miliar hingga puluhan triliun rupiah

Siapa di Balik BEM Bersatu? Mengaku Kelompok Mahasiswa, Tapi Dicap Gaib Oleh Kampus polemik

Siapa di Balik BEM Bersatu? Mengaku Kelompok Mahasiswa, Tapi Dicap Gaib Oleh Kampus

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:38 WIB

Semua diawali saat sekelompok muda mengatasnamakan diri BEM Bersatu secara tiba-tiba menggelar konferensi pers pada Selasa, 16 Juni 2026

Kedok Pemulihan Hutan: Benarkah Satgas PKH Hanya Membuka Jalan Bisnis Sawit Agrinas? polemik

Kedok Pemulihan Hutan: Benarkah Satgas PKH Hanya Membuka Jalan Bisnis Sawit Agrinas?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41 WIB

Barita Simanjuntak membantah anggapan bahwa lahan hasil penertiban otomatis akan dialihkan menjadi perkebunan sawit.

Geger Isu '98 Jilid 2', Benarkah Situasi Politik Saat Ini Mirip Era Reformasi? polemik

Geger Isu '98 Jilid 2', Benarkah Situasi Politik Saat Ini Mirip Era Reformasi?

Senin, 08 Juni 2026 | 20:04 WIB

Noel memberikan penekanan khusus bahwa situasi saat ini berisiko menyerupai peristiwaReformasi 1998jika tidak segera diantisipasi oleh Kepala Negara

Nyawa Lebih Murah dari Harga Ikan? Kisah Pahit Awak Kapal di Balik Perjuangan Ratifikasi ILO K-188 polemik

Nyawa Lebih Murah dari Harga Ikan? Kisah Pahit Awak Kapal di Balik Perjuangan Ratifikasi ILO K-188

Senin, 08 Juni 2026 | 10:26 WIB

Trauma puluhan tahun itu mengkristal menjadi sebuah ketegasan: laut bukan tempat untuk masa depan anaknya.

×
Zoomed