INDEKS
Doa dan Lara Tersemat di Guratan Jamari, Pelukis Terakhir Bak Truk Rabu, 03 April 2019 | 08:05 WIB

Doa dan Lara Tersemat di Guratan Jamari, Pelukis Terakhir Bak Truk

Mau ngapain lagi hidup mas, buat apa dipaksa. Kalau yang kuasa belum berkehendak, sudah, mengalir saja, tutur Jamari.

Orang-orang Cemara Jaya, Sepenggal Cerita Desa yang Terancam Lenyap Kamis, 21 Maret 2019 | 08:05 WIB

Orang-orang Cemara Jaya, Sepenggal Cerita Desa yang Terancam Lenyap

Rumah saya ambruk terkena ombak sewaktu lebaran tahun lalu. Sekarang saya bikin gubuk.

Cinta Terlarang di Kampung Cinta Rabu, 13 Maret 2019 | 17:33 WIB

Cinta Terlarang di Kampung Cinta

Kampung Cinta tak tampak seperti lokalisasi pelacuran lazimnya. Tak ada ingar bingar gemerlap prostitusi. Tapi di sana, tedapat banyak rumah berisi para pelacur belia.

Asmara Satu Malam Temaram di Kampung Cinta Rabu, 13 Maret 2019 | 17:05 WIB

Asmara Satu Malam Temaram di Kampung Cinta

"Pelanggan saya macam-macam. Ada pengusaha, orang angkatan (militer), anggota dewan, bahkan pejabat," tuturnya.

Bunyi dalam Sunyi, Sepotong Cerita Si Balerina dan Peracik Kopi Tuli Sabtu, 09 Maret 2019 | 09:00 WIB

Bunyi dalam Sunyi, Sepotong Cerita Si Balerina dan Peracik Kopi Tuli

Teman-teman tuli jangan pernah takut, harus berani menghadapi tantangan, apa pun kalian bisa. Kalian, kita, setara.

Senjakala Metromini dan Cinta yang Tertinggal di Jok Belakang Selasa, 05 Maret 2019 | 07:55 WIB

Senjakala Metromini dan Cinta yang Tertinggal di Jok Belakang

Memang sudah keadaannya begini, metromini enggak dihapus pun nanti hilang sendiri penumpangnya."

Gubuk Derita di Kolong Jembatan Jakarta, Pergulatan Hidup PSK Pengidap AIDS Jum'at, 01 Maret 2019 | 07:50 WIB

Gubuk Derita di Kolong Jembatan Jakarta, Pergulatan Hidup PSK Pengidap AIDS

Saat terkapar, lumpuh karena AIDS, aku meringkuk di gubuk bawah flyover Rawa Bebek. Tiga bulan aku tinggal di gubuk itu, tuturnya

Seribu Jalan Menuju DPR, Kisah Klenik dan Caleg-caleg Kuburan Selasa, 26 Februari 2019 | 07:15 WIB

Seribu Jalan Menuju DPR, Kisah Klenik dan Caleg-caleg Kuburan

"Dukun tua itu kini jadi relawan saya. Dia minta kartu nama saya. Dia sampai bilang, satu kampung ini semua milih kamu, tenang saja pasti menang," tutur Supri